Strategi Manajemen Pemasaran Berkelanjutan
Studi Kasus pada Industri Makanan Cepat Saji
Kata Kunci:
umkm, pemasaran berkelanjutan, makanan cepat saji, dinoyo malang, digital marketing, triple bottom line, swot.Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi manajemen pemasaran berkelanjutan pada UMKM makanan cepat saji di Daerah Dinoyo, Malang, untuk mengidentifikasi faktor penghambat dan merumuskan model strategi hybrid digital-green guna meningkatkan daya saing dan loyalitas pelanggan. Metode kualitatif studi kasus diterapkan dengan purposive sampling pada 10 UMKM aktif, melibatkan wawancara mendalam semi-struktural, observasi partisipatif, analisis dokumen media sosial, dan triangulasi data menggunakan model Miles dan Huberman (reduksi, display, verifikasi). Hasil menunjukkan 70% UMKM telah mengadopsi digital marketing seperti Instagram dengan engagement 500 interaksi/bulan, namun hanya 30% menerapkan praktik berkelanjutan (bahan lokal dan pengemasan reusable), disebabkan biaya tinggi dan minim pelatihan, sehingga loyalitas konsumen rendah di tengah persaingan chain nasional. Temuan baru mengungkap potensi peningkatan penjualan 25% melalui integrasi Triple Bottom Line (people-planet-profit) dan SWOT optimasi, di mana kekuatan akses bahan Dinoyo dapat dimaksimalkan via promo zero-plastic. Implikasi praktis mencakup rekomendasi pelatihan Dinas Koperasi Malang, sertifikasi halal untuk 21.588 UMKM setempat, dan kolaborasi investor untuk replikasi di Jawa Timur, mendukung target naik kelas 48 ribu UMKM 2025 dan SDGs lingkungan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nikmatul Laila Ahda

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





